KPK Panggil 2 Warga Bintan Jadi Saksi Kasus Dugaan Pemerasan Rutan KPK

- 15 Mei 2024, 09:30 WIB
KPK memanggil dua warga Bintan untuk menjadi saksi kasus dugaan pemerasan di rumah tahanan atau rutan KPK.
KPK memanggil dua warga Bintan untuk menjadi saksi kasus dugaan pemerasan di rumah tahanan atau rutan KPK. /Asep Bidin Rosidin/Pikiran Rakyat

Kemudian bertempat di Polres Balikpapan, KPK memeriksa saksi Yuris Boy dari pihak swasta/PT Petro Perkasa Indonesia dan Armadyah seorang ibu rumah tangga.

Selanjutnya, bertempat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kendari, KPK memeriksa saksi La Ode Muhamad Syukur Akbar seorang narapidana.

Terakhir, bertempat di Polda Sulawesi Tenggara, KPK memeriksa saksi Lukman dari swasta.

Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo membenarkan Penyidik KPK meminjam ruangan Polres setempat untuk keperluan pemeriksaan, Selasa siang.

"Tapi, kami tidak tahu pasti siapa yang diperiksa dan terkait kasus apa," katanya.

Pejabat Bintan yang Pernah Menghuni Rutan KPK

Sejumlah pejabat di Kabupaten Bintan tercatat pernah menjadi penghuni di Rutan KPK. Salah satunya adalah Mantan Bupati Bintan Apri Sujadi.

Apri menghuni Rutan KPK karena tersandung kasus korupsi izin pengaturan kuota minuman beralkohol dan rokok di BP Kawasan Bintan. Dalam persidangan pada April 2022, majelis hakim memvonis Apri dengan hukuman lima tahun penjara.

Pada April 2024, Apri Sujadi bebas murni dari Rutan KPK dan kini sudah kembali ke Bintan.***

Halaman:

Editor: Zaki Setiawan


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah