Energi dan Respirasi Makhluk Hidup

- 10 Juni 2024, 19:00 WIB
Makhluk hidup seperti manusia dan hewan memerlukan energi untuk dapat hidup. Karena manusia dan hewan tergolong makhluk hidup heterotrof.
Makhluk hidup seperti manusia dan hewan memerlukan energi untuk dapat hidup. Karena manusia dan hewan tergolong makhluk hidup heterotrof. /

Kepri Post - Makhluk hidup seperti manusia dan hewan memerlukan energi untuk dapat hidup.

Karena manusia dan hewan tergolong makhluk hidup heterotrof, yaitu golongan makhluk hidup yang tidak dapat membuat zat makanan sendiri, maka kehidupan makhluk heterotrof bergantung pada tumbuhan untuk memperoleh energi makanan.

Energi yang diproduksi dan disimpan oleh tumbuhan di antaranya adalah energi kimia yang tersimpan dalam senyawa bernama karbohidrat (misalnya yang tersimpan dalam bulir beras dan gandum).

Ketika beras dimakan, maka dalam sistem pencernaan senyawa karbohidrat tersebut akan dipecah secara kimiawi sehingga diperoleh ukuran yang lebih sederhana yang bernama glukosa.

Proses pemecahan karbohidrat menjadi glukosa dinamakan katabolisme, yang memecah ikatan-ikatan dalam senyawa kimia yang kompleks menjadi senyawa kimia yang lebih sederhana.

Glukosa adalah molekul yang kemudian masuk ke dalam sel dan berfungsi sebagai sumber energi untuk "bahan bakar" kehidupan sel dan makhluk hidup secara umum.

Di sinilah proses respirasi seluler terjadi, di dalam organel bernama mitokondria. Respirasi seluler menghasilkan sejumlah energi untuk makhluk hidup.

Energi yang diperoleh dari proses katabolisme berbentuk ATP digunakan untuk keperluan pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup.

Editor: Zaki Setiawan


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah