Pokok Pikiran dalam Teks Non Fiksi dan Contoh Inti Sebuah Paragraf

- 25 Mei 2024, 09:00 WIB
Malam itu, Ayah sedang memeriksa kandang ayam peliharaannya. Tiba-tiba, listrik padam. Seketika Itu Ayah tidak dapat melanjutkan aktivitasnya.
Malam itu, Ayah sedang memeriksa kandang ayam peliharaannya. Tiba-tiba, listrik padam. Seketika Itu Ayah tidak dapat melanjutkan aktivitasnya. /Pexels.com/pavel danilyuk/

KEPRI POST - Malam itu, Ayah sedang memeriksa kandang ayam peliharaannya. Tiba-tiba, listrik padam.

Seketika Itu Ayah tidak dapat melanjutkan aktivitasnya. Ayah kemudian melangkah pelan mencari senter. Namun, benda itu sulit dicari karena gelap.

Itulah contoh pokok pikiran atau inti dari sebuah paragraf pada teks non fiksi. Pokok pikiran ini menyampaikan informasi paling penting yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca.

Untuk memahami pokok pikiran dalam teks non fiksi, kita perlu memperhatikan kalimat-kalimat utama dalam setiap paragraf serta keseluruhan ide dari teks tersebut.

Pokok pikiran adalah ide utama dari sebuah paragraf. Pokok pikiran dalam suatu paragraf biasanya terdapat di awal paragraf, di akhir, atau di awal dan di akhir paragraf.

Pokok pikiran pada contoh paragraf di atas adalah "Tiba-tiba, listrik padam".

Kalimat yang terletak sebelum dan sesudah pokok pikiran tersebut merupakan kalimat penjelas yang berfungsi mengantarkan dan menjelaskan pokok pikiran dalam sebuah paragraf.***

Editor: Zaki Setiawan


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah