Pemuaian Zat Padat, Cair, dan Gas, Lengkap dengan Contohnya

- 9 Juni 2024, 21:00 WIB
Pemuaian yang terjadi pada zat padat, meliputi muai panjang (bertambahnya dimensi panjang). muai luas (bertambahnya dimensi luas.
Pemuaian yang terjadi pada zat padat, meliputi muai panjang (bertambahnya dimensi panjang). muai luas (bertambahnya dimensi luas. /Pexels/Sachin C Nair

Kepri Post - Pemuaian adalah fenomena fisika di mana suatu benda mengalami perubahan dimensi, baik panjang, luas, atau volume, akibat peningkatan suhu. Pemuaian umumnya terjadi pada semua zat, baik padat, cair, maupun gas.

Terdapat beberapa jenis pemuaian, yakni zat padat, cair, gas, dan koefisien pemuaian zat dengan penjelasan sebagai berikut:

1. Pemuaian Zat Padat

Pemuaian yang terjadi pada zat padat, meliputi muai panjang (bertambahnya dimensi panjang). muai luas (bertambahnya dimensi luas), dan muai volume (bertambahnya volumezati.

Contohnya adalah muai panjang pada kabel atau benda berbentuk batang, muai luas pada benda padat berbentuk pelat tipis, dan muai volurne pada benda berbentuk bangun ruang seperti kubus.

2. Pemuaian Zat Cair

Jika suatu zat cair dipanaskan, akan terjadi peningkatan volume zat cair tersebut yang disebut juga sebagai muai ruang atau muai volume. Contohnya adalah pemuaian raksa dalam termometer ketika suhu meningkat.

3. Pemuaian Zat Gas

Jika suatu zat gas dipanaskan, akan terjadi pemuaian yang menyebabkan massa jenis gas berkurang. Prinsip inilah yang mendasari balon udara dapat terbang.

Jika gas dalam balon udara memuai, massa jenis gas dalam balon berkurang sehingga menjadi lebih ringan dibandingkan massa jenis gas di sekitamya.

Akibatnya, balon udara dapat terangkat dan terbang mengudara. Zat gas mengalami permuaian ruang.

4. Koefisien Pemuaian Zat

Pemuaian zat padat dan zat cair dipengaruhi oleh suhu, panjang awal, volume awal, serta Jenis bahan. Besar pernuaian dapat diketahui dari koefisien muai panjang (a) dan koefisien muai ruang atau koefisien muai volume (1).

a. Koefisien muai panjang (a) adalah besar pertambahan panjang per satuan panjang suatu zat jika suhunya dinaikkan T°C. Panjang suatu benda setelah dipanaskan dapat dihitung menggunakan persamaan berikut: L=L1-a(T-T))

Halaman:

Editor: Zaki Setiawan


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah