Penerapan Sifat Pemuaian Zat

- 10 Juni 2024, 15:00 WIB
Pemahaman mengenai sifat pemuaian zat sangat berguna untuk mencegah hal-hal merugikan dalam kehidupan sehari-hari.
Pemahaman mengenai sifat pemuaian zat sangat berguna untuk mencegah hal-hal merugikan dalam kehidupan sehari-hari. /Pixabay/Bessi/

Kepri Post - Pemahaman mengenai sifat pemuaian zat sangat berguna untuk mencegah hal-hal merugikan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut contoh penerapan sifat pemuaian zat.

1. Keping Bimetal

Keping bimetal merupakan gabungan dua jenis logam yang berbeda koefisien muai panjangnya.

Logam dengan koefisien muai panjang lebih besar akan memuai lebih cepat dibandingkan logam dengan muai panjang lebih kecil.

Perbedaan pemuaian ini dimanfaatkan sebagai pengatur suhu otomatis (termostat) pada peralatan listrik, seperti setrika dan oven. Keping bimetal digunakan juga pada alarm kebakaran.

Pada temperatur ruang, tembaga pada keping bimetal pada alarm kebakaran tidak memuai dan tidak menyentuh kontak sedangkan saat temperatur ruangan meningkat akibat kebakaran, tembaga pada keping bimetal akan melengkung dan menekan kontak yang menyalakan bohlam dan bel listrik darurat, serta menyalakan water sprinkler.

2. Kabel Listrik dan Telepon

Kabel listrik dan telepon dibuat dari tembaga yang memiliki koefisien muai panjang. cukup tinggi (1,7 x 10/°C). Oleh karena itu, kabel listrik dan telepon dipasang tidak terlalu tegang sehingga tetap aman ketika menyusut karena pengaruh udara dingin di malam hari.

3. Rel Kereta Api

Sambungan rel kereta api dibuat ada celahnya untuk memberikan ruang muai bagi logam bidan sehingga tidak melengkung ketika memuai pada siang hari yang panas.

Editor: Zaki Setiawan


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah