8 Tempat Ikonik di Batam yang Terkenal dan Wajib Kamu Kunjungi

- 12 April 2024, 14:00 WIB
Dataran Engku Putri, tempat ikonik di Batam yang terkenal.
Dataran Engku Putri, tempat ikonik di Batam yang terkenal. /Dok. Dispar Batam

Inilah rekomendasi 8 tempat ikonik di Batam yang terkenal hingga mancanegara dan wajib kamu kunjungi ketika datang ke kota ini.

Beberapa tempat ikonik seperti Welcome To Batam menawarkan penanda bahwa kamu sudah menginjakkan kaki ke Batam. Begitu juga Jembatan Barelang dengan panorama pulau-pulau di sekitarnya dan aktivitas para nelayan mencari ikan.

Melansir berbagai sumber, berikut 8 tempat ikonik di Batam yang terkenal dan menjadi tujuan kunjungan wisatawan.

1. Jembatan Barelang

Barelang merupakan singkatan dari tiga pulau, yakni BAtam, REmpang, dan gaLANG. Jembatan ini menghubungkan Pulau Batam dengan pulau-pulau di sekitarnya, seperti Pulau Tonton, Rempang, Galang, dan Galang Baru.

Pembangunan jembatan yang menjadi ikon Kota Batam ini diprakarsai oleh BJ Habibie saat menjabat sebagai Ketua Otorita Batam. Jembatan Barelang merupakan pilot project berteknologi tinggi yang digarap ratusan insinyur Indonesia, tanpa melibatkan pakar luar negeri.

Penyematan nama Barelang pada jembatan tersebut ternyata lebih terkenal dari nama aslinya, yakni Jembatan Fisabilillah. Jembatan bertipe cable stayed bridge ini membentang sepanjang 642 meter, menghubungkan Pulau Batam dengan Pulau Tonton.

2. Welcome to Batam

Welcome to Batam merupakan landmark ikonik yang bertengger di ketinggian Bukit Clara, Batam Center.

Tempatnya strategis, di sekitar pusat pemerintahan daerah, dan cocok bagi wisatawan atau pengunjung untuk berselfie ria berlatar tulisan yang menandakan bahwa kamu sudah menginjakkan kaki di Batam.

Tulisan Welcome to Batam di atas bukit tersebut sangat mencolok dengan ukuran tinggi 10 meter dan panjang sekitar 120 meter.

Landmark Kota Batam ini berada pada ketinggian 52 meter di atas permukaan laut dengan berat tiap hurufnya antara 3 ton sampai 4,5 ton.

3. Eks Camp Vietnam

Batam memiliki bekas rumah perlindungan bagi para pengungsi Vietnam yang bernama Camp Vietnam.

Eks Camp Vietnam ini berada di Pulau Galang, tak jauh dari Jembatan 5 Barelang yang dibangun atas kerja sama antara Pemerintahan Indonesia dengan PBB.

Saat ini beberapa ruangan tampak dipugar, namun beberapa spot seperti barak-barak pengungsian, rumah sakit, sekolah, gereja, wihara, kantor polisi, penjara masih terawat dengan baik.

Tidak hanya itu, di sini juga terdapat replika kapal kayu yang digunakan pengungsi Vietnam untuk mengarungi Laut Cina Selatan menuju Pulau Galang demi mencari tempat perlindungan.

4. Dataran Engku Putri

Dataran Engku Putri merupakan alun-alun yang menjadi sarana terbuka bagi masyarakat Kota Batam untuk jogging, bersepeda, atau olahraga ringan lainnya.

Alun-alun yang berada di area kantor pusat pemerintahan Kota Batam ini juga berdiri Museum Batam Raja Ali Haji.

5. Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah adalah masjid terbesar se-Sumatera yang ada di Kota Batam.

Masjid yang dibangun di atas lahan seluas 4,2 hektare ini memiliki membran seperti membran Masjid Nabawi di Madinah.

Masjid ini tak hanya menjadi masjid untuk para pekerja pabrik dan galangan kapal, tapi sudah menjadi ikon wisata religi Batam.

6. Pollux Meisterstadt Habibie

Pollux Meisterstadt Habibie merupakan bangunan tertinggi di Batam. Mega superblok di kawasan Batam Center ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Pollux Indonesia Tbk dengan keluarga BJ Habibie.

Superblok Meisterstadt dibangun di atas lahan seluas 9 hektare dan merupakan superblok terintegrasi pertama di Batam yang terdiri atas 11 gedung pencakar langit.

Ketinggian superblok Meisterstadt ini mencapai 350 meter, menjadikannya sebagai ikon baru bagi Batam. Tingginya hampir dua kali lipat dari Marina Bay Sands Singapura.

7. Taman Atas Laut Tanjungriau

Kota Batam memiliki Taman Atas Laut di Kampung Tua Tanjungriau, Sekupang. Di tempat ini, pengunjung bisa melihat view rumah-rumah warga di atas pelantar dan sejumlah pulau di tengah laut.

Taman Atas Laut merupakan taman dengan bangunan dasar pelantar yang menghubungkan rumah-rumah warga di atas laut.

Taman ini dibangun melalui program Kota Tanpa Kumuh, program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

8. Masjid Tanjak

Masjid Tanjak di Bandara Hang Nadim menjadi ikon baru bagi Batam. Masjid khas Melayu untuk memudahkan calon penumpang mendirikan salat ini memiliki gaya ikat kepala atau menyerupai tanjak Melayu.

Masjid Tanjak dibangun di atas lahan seluas 15.797 meter persegi dengan bangunan dua lantai. Lantai 1 memiliki luas bangunan 2.094 meter persegi dan lantai 2 memiliki luas bangunan 468 meter persegi.

Tinggi bangunan Masjid Tanjak mencapai 39,5 meter dan tinggi menara 45 meter. Masjid ini mampu menampung kapasitas jemaah pria hingga 900 orang di lantai 1 dan jemaah wanita 350 orang di lantai 2.

Selain 8 tempat ikonik tersebut, Batam juga memiliki destinasi wisata lain yang tak kalah menariknya. Apakah ada yang pernah kalian kunjungi?.***

Editor: Zaki Setiawan


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah