Serangan Roket Rusia Putuskan Jutaan Saluran Listrik Warga Ukraina

23 Oktober 2022, 18:50 WIB
Rusia lakukan serangan besar-besaran dan roket yang memicu putusnya saluran listrik di sejumlah wilayah Ukraina. /Instagram @buddykuofficial

KEPRI POST - Rusia melakukan serangan besar-besaran dan roket yang memicu sejumlah wilayah di Ukraina gelap gulita akibat listrik padam.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyebut serangan besar-besaran dan puluhan roket Rusia pada Sabtu, 22 Oktober 2022 malam sebagai bentuk teror dari agresor.

"Agresor terus meneror negara kita. Pada malam hari, musuh melancarkan serangan besar-besaran: 36 roket, sebagian besar ditembak jatuh. Ini adalah serangan keji pada objek kritis. Taktik khas teroris," kata Presiden Ukraina itu di media sosial, mengecam serangan Rusia.

Sejumlah fasilitas dan infrastruktur energi di berbagai wilayah Ukraina menjadi target sasaran serangan Rusia.

Baca Juga: Kampung Madong di Tanjungpinang, Kepri Terpilih Jadi Lokasi Gernas BCL

Zelenskyy menyatakan berharap bantuan mitra-mitranya untuk menjadikan kemampuan militer negaranya semakin kuat dalam menangkal rudal.

"Tentu kami tidak punya kemampuan teknik untuk menghancurkan 100 persen rudal dan drone Rusia, tapi saya yakin, secara bertahap kami bisa mendatangkan bantuan dari mitra-mitra kami," katanya.

Menurut Zelenskyy, pasukan Ukraina sudah menembak jatuh 20 rudal serta lebih dari 10 pesawat nirawak (drone) buatan Iran, Shahed.

Wakil kepala kepresidenan Ukraina mengatakan lebih dari satu juta rumah tangga di Ukraina tanpa listrik akibat serangan Rusia.

"Sampai sekarang, 672.000 pelanggan telah terputus di wilayah Khmelnytskyi, 188.400 di wilayah Mykolaiv, 102.000 di wilayah Volyn, 242.000 di wilayah Cherkasy, 174.790 di wilayah Rivne, 61.913 di wilayah Kirovograd dan 10.500 di wilayah Odessa," kata Kyrylo Tymoshenko di media sosial.***

Editor: Zaki Setiawan

Tags

Terkini

Terpopuler