Parit Ditimbun Gorong-Gorong oleh Pengembang, Wilayah Batu Besar Batam Banjir

1 Desember 2023, 08:00 WIB
Sejumlah wilayah Batu Besar di Kota Batam banjir, air masuk ke rumah warga, karena parit ditimbun gorong-gorong. /tangkap layar/parit batu besar/

KEPRI POST - Hujan deras yang menguyur sebagian wilayah Batam pada Kamis, 30 November 2023 menyebabkan sejumlah wilayah banjir. Salah satu kawasan yang kebanjiran adalah wilayah Kampung Tua, RT 03/ RW 01, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa.

Saat hujan deras, air tidak hanya menggenangi sejumlah titik dan jalan di kawasan itu. Namun air juga meluap hingga masuk ke rumah-rumah warga.

Seorang warga Batu Besar mengungkapkan, ada beberapa rumah warga yang kebanjiran saat hujan deras kemarin. Sejumlah perabot rumah tangga terendam air, seperti kasur atau tempat tidur, ruang dapur, ruang tamu, dan lantai penuh dengan lumpur.

"Setiap hujan deras selalu banjir, air sampai masuk ke rumah-rumah," ungkapnya.

Baca Juga: Pelabuhan Batam Banjir, Sejumlah Mobil Tenggelam dan Arus Penumpang Terganggu

Kondisi tersebut membuat warga repot, karena harus menyelamatkan barang-barang agar tidak terendam air. Terutama peralatan-peralatan elektronik yang rentan rusak jika terkena air.

"Sebelumnya tidak pernah banjir seperti ini, apalagi sampai menyebabkan air masuk ke dalam rumah," katanya. 

Dipicu Penimbunan Parit

Informasi di lapangan, banjir yang menerjang wilayah Kampung Tua, Batu Besar disebabkan adanya penimbunan parit oleh pengembang properti di Nongsa.

Pihak pengembang menimbun parit dengan memasang gorong-gorong. Namun, gorong-gorong tersebut terlalu kecil, sehingga tidak mampu menampung debit air hingga menyebabkan air meluap kemana-mana.

Pemasangan gorong-gorong ini dilakukan pengembang seiring adanya proyek pelebaran jalan di wilayah Batu Besar, depan Markas Polda Kepri.

Baca Juga: Batam Banjir: Jalannya Bertaraf Internasional, Drainasenya Masih Tradisional

"Parit itu ada di sepanjang Kampung Mangga, Kampung Tengah, dan Kampung Panglong. Sekarang paritnya ditimbun gorong-gorong, sehingga membuat aliran air tersumbat," ungkapnya.

Warga berharap pihak pengembang dan pihak terkait bisa segera membenahi persoalan penimbunan parit yang menjadi penyebab banjir tersebut.

"Kami berharap kondisi ini bisa segera ditangani agar tidak merugikan masyarakat. Karena saat ini banyak rumah yang kebanjiran setiap hujan deras," katanya.***

Editor: Zaki Setiawan

Tags

Terkini

Terpopuler